(PPM ZAMZAM) – Hizbul Wathan (HW) merupakan kepanduan yang komplit. Kegiatannya memadukan dua kecakapan yakni tentang kecakapan hidup (live skill) dan keislaman. Hal itu disampaikan oleh Pembina HW, Ustadz Ardina Yudha D. S.Pd. dalam sambutan pelantikan Dewan Amaliyah HW SMA MBS Zamzam Muhammadiyah Putri periode 2020/2021 pada Sabtu, (10/10/2020) ba’da Isya bertempat di aula pondok putri.


“Kegiatan ini memadukan tentang dua hal kebaikan. Pertama, seperti melatih kecakapan hidup (live skill). Di dalamnya akan diajarkan cara hidup dan bertahan hidup. Kecakapan yang ini untuk menunjang kehidupan sebenarnya di masyarakat nantinya. Kedua, belajar mengenai keislaman. Paket komplit yang seharusnya pada saat ini menjadi pegangan sendiri bagi generasi muda,” papar Ustadz Ardina.
Selain itu, selaku Kabag Bina Prestasi, Ustadz Ardina juga memotivasi pengurus baru agar mampu mewujudkan prestasi melalui kegiatan ekskul HW. “Selain HW sebagai sarana belajar live skill dan keislaman juga merupakan ajang untuk meraih prestasi.” tandasnya.


Dijelaskan, menurut data dari bagian kesiswaan PPM Zamzam, keberadaan HW putri merupakan sejarah baru. Dimana pada tahun 2019 lalu bisa eksis dalam ajang kompetisi di luar pondok. Meski dengan persiapan singkat untuk mengikuti lomba di tingkat daerah dan, alhamdulillah berhasil meraih juara umum. “Ini tugas yang harus dipikul di pundak anak-anak yang dilantik malam ini, minimal menjadi bagian sejarah itu. Lanjutkan dengan hal lebih baik dengan semangat yang lebih baik pula,” pesan Ustadz Ardina.
Usai pembacaan ikrar pelantikan dilanjutkan dengan penyerahan bendera berlambang matahari bersinar duabelas dengan monogram bertuliskan HW dari Direktur PPM Zamzam, Ustadz Arif Fauzi, S.Pd.I., Lc., kepada Ketua Umum Ranting Qabillah HW, Fatimah Azzahra.

Musyawarah Qabilah
Sebelum pelantikan, di tempat yang sama siangnya dilaksanakan Musyawarah Qabilah Gerakan Kepanduan HW. Kabag Syu’un Tholibat PPM Zamzam Putri, Ustadzah Muslimah, A.Md., dalam sambutannya menyampaikan bahwa mengikuti organisai itu banyak manfaat.
“Apa yang diterima di pondok pesantren nantinya bisa diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Karena dengan organisasi kita dilatih dan praktik kepemimpinan, dilatih memecahkan berbagai macam permasalahan, yang tentunya mungkin semuanya tidak diperoleh di ruangan kelas,” terangnya.
Diharapkan, lanjut Ustadz Muslimah, musyawarah Qabilah HW Putri ini sebagai salah satu sarana estafet kepemimpinan yang telah berjalan. Diharapkan, dengan adanya acara ini mudah-mudahan bisa melahirkan pemimpin baru, bisa meneruskan perjuangan HW Putri. Yang pada tahun sebelumnya belum tercapai bisa dilanjutkan dan juga bisa mencetuskan program-program baru yang bisa membawa kebaikan HW Putri. (h)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *