MUHADARAH ITU …. Berlatih Bicara juga Berlatih Mendengar

Banyumas, InfoZam-Zam – Direktur MBS Zam-Zam, Ustaz Arif Fauzi Lc., M.Pd., dalam sambutan Kegiatan Opening Muhadarah kerap menyamp

Seni Berbicara
Muhadarah

aikan bahwa kegiatan tahunan ini sebagai salah satu agenda wajib bagi seluruh santri agar menjadikan mereka memiliki kompetensi dalam public speaking.

Setelah pembukaan muhadarah, melalui jadwal yang telah ditetapkan oleh Bagian Bahasa di masing-masing kampus, para santri akan berlatih seni berbicara di depan umum. Tujuannya untuk melatih mental, keberanian, dan kemampuan dakwah baik di lingkungan teman sejawat dalam almamater pesantren maupun kelak setelah lulus dan berada di tengah masyarakat.

Tahfiz Al Quran 30 juz
Ikhtitam tahfiz

Kegiatan itu diawali dengan Opening Muhadarah. Pada Tahun Ajaran 2026-2027 ini dimulai dari MBS Zam-Zam Kampus 3 pada Sabtu, (15 Agustus 2026) di Aula Kampus 3 Desa Karanglo. Ketua Umum PR IPM MBS Zam-Zam Kampus 3, Azzam Mumtaza El Baiza, dalam sambutan berbahasa Arab, dikatakan, kegiatan muhadarah ini sebagai ajang pelatihan bagi para santri untuk berbicara dengan fasih di hadapan para pendengar.

“Namun, dalam forum ini juga melatih pendengar untuk menghormati orang yang berbicara kepada mereka. Melalui ajang ini akan membantu santri dalam menyampaikan seni berpidato yang indah. Misalnya, bagaimana berbicara dengan artikulasi yang jelas, melatih vocal secara pas, kapan harus meninggikan suara, kapan harus merendahkan suara. Selain itu dalam hal penampilan dan gaya.  Kapan harus menggunakan gerakan tangan tertentu. Semua itu akan dipelajari dalam perhelatan ini,” terang Azzam.

Sambutan juga disampaikan Ketua panitia, sambutan Kepala Asrama Kampus 3, Ustaz M. Noor Hidayah, S.Pd., dan Direktur MBS Zam-Zam. Selain penampilan perwakilan santri dalam kemahiran berpidato d

dsc07138
Belajar Mendengar

enga menggunakan tiga Bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Kegiatan diawali dengan Ikhtitam tahfiz Hafalan Al Quran 30 Juz oleh santri Rafa Akhsanul Fadli putra dari pasangan Muhammad Khisni dengan Nurunnisa Ainullumah.  Selain itu ada sajian Hadrah, popsong, serta pembagian hadiah Lomba Tujuh Belasan.

dsc07381
Para Juara 17 an

Melalui kegiatan ini, Direktur berharap kepada seluruh santri, baik santri baru maupun lama supaya terus berlatih secara bersungguh-sungguh, bermujahadah, agar nantinya membentuk kompetensi. Sebaliknya, jika ada santri yang bermalas-malasan untuk tidak bersungguh-sungguh dalam belajar, maka akan terlambat dalam mencapai kesuksesanya sesuai cita-citanya.

“Kuncinya adalah totalitas dengan terus belatih secara sungguh-sungguh disertai doa dan kesabaran,” Ustadz Arif berpesan. *h

Informasi Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Sosial Media

4,985FansSuka
3,802PengikutMengikuti
5,719PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

informasi Terbaru