(INFO ZAM ZAM) – Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media (SCM /  Suara Muhammadiyah, Bapak Deny Asy’ari, MA. meresmikan Logmart Zam Zam. Kegiatan berlangsung pada Selasa (18/01/ 2022) di Pondok Pesantren Modern (PPM) Zam Zam Muhammadiyah Asrama 2 Karanglo, Cilongok. Sedangkan peluncuran ritail berjejaring ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Dr. Ibnu Hasan, MSI., yang disaksikan oleh jajaran pimpinan Logmart pusat, Direktur Lazismu Banyumas, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cilongok, Dewan Pembina dan jajaran direksi PPM Zam Zam, LP2M Banyumas, Camat Cilongok serta perangkat desa setempat.

Mengawali sambutannya, Bapak Deny menyampaikan terima kasihnya kepada Direktur PPM Zam Zam yang telah menginisiasi berdirinya Logmart di pondok pesantren di bawah kepemimpinannya. Beliau menjelaskan bahwa Logmart Zam Zam merupakan ritail pertama di awal Tahun 2022. Atau yang ke enam puluh dalam satu tahun ini di seluruh wilayah Pulau Jawa. Sedangkan keberadaan Logmart Zam Zam di wilayah Banyumas  merupakan ritail yang ke tiga belas.  

“Dari sejak setahun berdiri Logmart di wilayah pulau Jawa sudah berjumlah enam puluh ritail, sedangkan yang ada di Banyumas merupakan ritail terbesar. Jika jumlahnya sudah mencapai lima belas outlet, maka Logmart pusat akan mendirikan semacam pergudangan (stok point). Supaya penggantian produk yang ada di jejaring Logmart tidak lagi dikirim dari pusat melainkan dari lingkaran yang ada di Banyumas. Mudah-mudahan Logmart yang ada di PPM Zam Zam yang diloncing hari ini, menjadi inspirasi dan mengembangkan beberapa titik lainnya yang ada di PCM-PCM di Banyumas,” katanya.

Dijelaskan, kehadiran Logmart  sebenarnya semangat dan implementasi dari konsep gerakan jamaah yang ada di persyarikatan Muhammadiyah. sangat disadari bahwa hampir semua usaha-usaha Muhammadiyah non bisnis, berhasil dibangun atas kekuatan jamaah, namun belum banyak yang tampak dalam gerakan ekonomi. “Melalui Logmart, kita ingin wujudkan sebuah percontohan, bahwa ekonomi pun sesungguhnya bisa kita bangun melalui kekuatan jamaah,” tandasnya. Disamping itu, lanjutnya, bahwa sudah saatnya lembaga pendidikan, untuk mengelola sumber pendapatan dalam rangka pengembangan lembaga diluar biaya peserta didik. Melainkan melalui usaha-usaha profit dan bisnis yang dapat menunjang pengembangan lembaga.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilongok, Haji Casiwan mengatakan apresiasinya pendirian minimarket kembali bisa didirikan di wilayah Cilongok, terutama di bawah naungan Pondok Modern Zam Zam ini. Awal mulanya, cabang Muhammadiyah Cilongok memiliki program kerja pendirian minimarket, radio, ponpes, koperasi dan kesehatan. Dengan hadirnya Logmart, tidak hanya menuntaskan program saja, tetapi harapannya ke depan bisa terus berkembang dan bersaing dengan minimarket modern saat ini.

“Saya sangat mengapreasi dengan adanya LogMart. karena sejalan dengan pemikiran dan agenda program PCM bagian ekonomi sejak empatbelas tahun silam. Usaha keekonomian yang sudah berjalan itu antara lain, Toko modern Zam Zam, Radio dan BPR Syar’ah Zam Zam dan yang belum terwujud adalah klinik pratama,” katanya.

Sementara Direktur PPM Zam Zam, Ustadz Arif Fauzi, S.Pd. I., Lc., ketika menyampaikan sambutan, beliau menceritakan latar belakang mendirikan Logmart Zam Zam. Yakni sebagai salah satu ikhtiyar mewujudkan kemandirian dan ketahanan pondok pesantren. Hal itu sesuai dengan amanat para pimpinan yang sesuai dengan cita-cita Muhammadiyah yakni menjadikan PPM Zam Zam sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan memiliki daya saing.

 “Melalui ikhtiar ini mencoba untuk mandiri dan membuat ketahanan PPM Zam Zam lebih dari yang biasa. Maka inovasi-inovasi dalam program bukan hanya di bidang pendidikan dan kepengasuhan. Tetapi kita juga ingin belajar mengembangkan sisi ekonomi. Harapannya adalah sesuai dengan cita-cita Muhammadiyah. PPM Zam Zam Menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan memiliki daya saing,” terangnya.

Ketua PDM Banyumas, Dr Ibnu Hasan, MSi, dalam sambutannya kembali mengingatkan kepada para tamu undangan dan warga Muhammadiyah khusunya, mengenai sejarah masuknya Muhammadiyah di Banyumas sejak tahun 1920, hingga kini Muhammadiyah telah membangun pilar kemanusiaan berupa lembaga pendidikan dan rumah sakit. “Kini tengah dibangun pilar ekonomi, salah satunya dengan mendirikan Logmart. Untuk itu, saya mohon agar Logmart Zam Zam tidak hanya untuk santri melainkan kedepannya agar dibuka untuk masyarakat luas.”

Dalam agenda kegiatan peresmian Logmart Zam Zam juga ada disampaikan pemberian Beasiswa Baznas kepada empatbelas santri SMP dan SMA MBS Zam-Zam, pemberian  bantuan kepada lembaga pendidikan dari TK Aisyiyah, SD/MI Muhammadiyah, SMP Muhammadiyah dan Pondok Pesantren yang bernaung di bawah Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah Kabupaten Banyumas. Serta penandatanganan MoU antara PPM Zam Zam dengan TK Aisyiyah Pernasidi. Setelah peresmian, para tamu undangan meninjau langsung ke autlet serba berbelanja barang kebutuhan. (h)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.