27.3 C
Purwokerto
Selasa, 04 Oktober 2022
spot_img

AUDIENSI DEWAN PEMBINA PONTREN MODERN ZAM-ZAM DENGAN MENKO PMK, MUHADJIR EFFENDY

(INFO ZAMZAM) – Direktur Pontren Modern Zam-Zam, Ustadz Arif Fauzi, Lc., M.Pd., bersama perwakilan Dewan Pembina Pontren,  Drs. H. M. Tohar, M.Pd, Ir. H. Wahyudianto, dan Drs. H. Agus Miftah didampingi Ketua Lembaga Pengembangan Pondok Pesntren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Maskuri, M.Ed., melakukan audiensi dengan Menteri Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, pada Sabtu (17/09), di Jakarta. Dalam kesempatan itu, menurut Mudir, Bapak Menteri memberikan arahan terkait dengan kesempatan studi lanjut bagi alumni pesantren yang berkhidmat sebagai ustadz/ ustadzah pengabdian di pontren Muhammadiyah.

“Bersama Bapak Menteri Muhadjir, kita diskusi tentang urgensi pengabdian alumni santri pontren, syarat dan kriterianya, kelebihan serta manfaatnya bagi anak dan bagi pesantren yang tumbuh berkembang. Di satu sisi mereka dapatkan SDM, bagi anak dapat menumbuhkan kedewasaan. Namun, beliau tetap menyarankan agar Pontren tetap memberikan kesempatan bagi anak-anak pengabdian untuk study lanjut,” terang Ustadz Arif.

Selanjutnya, disarankan agar santri yang pengabdian itu benar-benar dipersiapkan karena meraka akan menjadi ustadz di pesantren. Maka mereka harus dibekali dengan ilmu-ilmu yang cukup, dan kalau bisa pengabdian ini jangan disamaratakan untuk seluruh Pontren Muhammadiyah. Karena masing-masing punya ciri khusus.

“Pak Muhadjir juga tidak mewajibkan secara khsusus kepada pontren-pontren Muhamamadiyah untuk melakukan pengabdian. Tetapi harus dipetakan dan yang lebih diarahkan adalah untuk meraka yang dari awal masuk melalui jalur beasiswa berprestasi dari kalangan yang tidak mampu. Dan itu diharapkan  menjadi SDM yang mengawali, sehingga bisa saling menguntungkan dengan pihak-pihak terkait. Karena sekolah juga harus bersaing dengan pihak luar, dimana para lulusannya harus terserap di Perguruan Tinggi,” Ustdz Arif menjelaskan.

Selain itu, lanjut Ustadz Arif, agenda Direktur dan Dewan Pembina di Jakarta diawali kunjungan ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di jalan Menteng, Jakarta Pusat untuk silaturrahmi dan konsultasi tentang NIB dan Pengesahan Amal Usaha Muhammadiyah. Agenda lainnya  ke Kantor Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait dengan program pembangunan Rusunawa di Kampus 3 Desa Karanglo,  dan kegiatan musyawarah dan diskusi bersama Ketua ITMAM, KH. Yunus Muhammadi yang diselenggarakan LP2M PP di Hotel Century Senayan, Jakarta Pusat.

UMJ dan Pontren Zam-Zam Tandatangani Mou

Salah satu rangkaian penting lainnya, berupa penandatanganan nota kesepahaman bidang pendidikan antara Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dengan Pontren Modern Muhammadiyah Zam-Zam Cilongok, Banyumas, Jateng yang berlangsung pada Jumat (16/09/2022) di Lantai 2 Gedung Rektorat UMJ. Pihak UMJ diwakili oleh Wakil Rektor III Dr. Rini Fatma Kartika, MH., sedangkan SMA MBS Zam-Zam dilakukan oleh Mudir Pontren Modern Zam-Zam, Ustadz Arif Fauzi, Lc., M.Pd.  Turut serta dalam kegiatan MoU tersebut Wakil Rektor IV Dr. Septa Candra, SH, MH dan perwakilan Dewan Pembina Pontren Modern Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok, Drs. H. M. Tohar, M.Pd, Ir. H. Wahyudianto, dan Drs. H. Agus Miftah.

Dijelaskan Mudir, Arif Fauzi, Lc., M.Pd., bahwa  tujuan dari kegiatan ini untuk menjalin silaturrahmi dengan UMJ dalam rangka menyerap Sumber Daya Manusia (SDM) yang bersekolah di Pesantren Modern Zam-Zam dapat tersebar di seluruh PTM di Indonesia khususnya UMJ.

Kami membahas peluang-peluang beasiswa untuk anak-anak Pontren Modern Zam-Zam. Disampaikan di situ bahwasanya ada peluang beasiswa kader diperuntukkan bagi para pengurus IPM, Tapak Suci dan Hizbul Wathan. Mereka dapat peluang beasiswa kader dengan ketentuan yang telah diatur oleh UMJ,” terang Ustadz Arif.

Selain itu, lanjut Ustadz Arif, untuk SDM tenaga pendidik, UMJ memiliki program-program pendidikan pascasarjana dan doctoral.  Lebih khusus, ada juga beasiswa termasuk bagi santri Pontren Modern Zam-Zam yang hafidz Qur’an. Gratis selama kuliah di semua fakultas, termasuk Kedokteran. Namun, akan dicek hafalan Qur’annya di setiap semester untuk menetapkan berhak atau tidak mendapatkan beasiswa di semester berikutnya,” kata ustadz Arif.

(h)

Informasi Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Sosial Media

4,985FansSuka
3,802PengikutMengikuti
5,719PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

informasi Terbaru