#Pelantikan Pengurus Ortom Kampus 2
“Ambillah dan kenang segala hal baik dari kepengurusan kami untuk ditiru. Evaluasi segala kekurangan dan kekhilafan dengan inovasi.”
Salah satu kutipan kalimat bernas yang dipesankan mantan Ketua Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Zam-Zam Putri, Dinar Aulia PS, saat menyampaikan sambutan pemungkas dari seluruh perjalanan masa khidmat sebagai pengurus organisasi santri di MBS Zam-Zam putri. Sambutan Dinar mewakili tiga kepengurusan: PR IPM, Tapak Suci dan Hizbul Wathan periode 2025-2026. Disampaikan susai prosesi pelantikan tiga pengurus organisasi santri periode 2026-2027. Kegiatan berlangsung lancar dan rapih pada Sabtu malam, (1 Agustus 2026) di aula Kampus 2.

Disadarinya, bahwa setiap periode kepengurusan organisasi santri, niscaya menghadapi aral rintang dan dinamika yang berbeda sesuai keadaan dalam perjalanan waktu masing-masing.
“Maka, kalian harus bisa memilah dan memilih. Mana kebijakan yang masih bisa diterapkan dan kebijakan yang harus diperbarui. Jangan samaratakan kepengurusan kami dengan kalian. Karena pasti ada perbedaan yang tidak mungkin bisa disamakan. Ambillah dan kenang segala hal baik dari kepengurusan kami untuk ditiru dan evaluasi segala kekurangan dan kekhilafan dengan inovasi,” terang mantan Ketua PR IPM Zam-Zam putri dari atas mimbar.
Ia juga dengan kalimat

bijak menyampaikan permohonan maaf, atas nama pengurus organisasi santri periode 2025-2026, atas segala kesalahan, kekurangan, kekhlifan selama mendampingi adik santri semua.
Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh wakil dari Kepengurusan organisasi santri terlantik untuk periode 2026-2027, yang diwakili Ketua Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Qabilah Khalid Bin Walid, MBS Zam-Zam Putri, Dheandra Nanetta AH. Sambutan dan motivasi juga disampaikan Kepala Asrama Kampus 2, Ustazah Nur Latifah Muthmainnah, S.Sos., dan Mudir MBS Zam-Zam, Ustaz Arif Fauzi, Lc., M.Pd.
Pesan Mudir
Direktur selain mengucapkan selamat menjalankan amanat bagi pengurus baru juga menyampaikan aprsiasi kepada pengurus yang telah purna dengan ucapan jazakumullaha khairan katsiran.
“Mudah-mudahan jerih payah antum, doa-doa baik antum menjadi kebaikan untuk kalian di masa mendatang yang bisa diteruskan oleh pengurus yang baru,” kata Mudir.
Dipesankan pula, bahwa menjadi pengurus organisasi santri di MBS Zam-Zam ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dan sangat mahal. Lantaran pengkaderan agar menjadi sosok berjiwa pemimpin ini bisa saja tidak didapatkan oleh mereka-mereka yang tidak pernah mengenyam pendidikan di MBS Zam-Zam tercinta ini.
“Pondok pesantren ini tidak hanya mengajarkan kepada kalian tentang akademik, tentang Iptek. Pembekalan iman dan taqwa juga sangat kental sekali. Sedangkan pembelajaran melalui leadership dalam wadah organsiasi santri, itu adalah menjadi wasilah dan kendaraan kalian menjadi calon-calon pemmimpin di masa mendatang,” tandas Ustadz Arif.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan SK, pernyataan kesanggupan, ikrar dan puncak acaranya berupa berita acara setelah penyerahan panji berupa bendera Ortom dari Ketua Pengurus lama kepada Ketua Pengurus baru. Khusus IPM dilakukan pula penyerahan atribut berupa pelepasan dan pemakaian jas almamater dari dan kepada pengurus harian IPM.*h



