27.3 C
Purwokerto
Selasa, 04 Oktober 2022
spot_img

TENAGA PENDIDIK PONTREN MODERN ZAM-ZAM IKUTI DP3

(INFO ZAM-Zam) – Majelis Pendidikan Dasar Menengah (DIKDASMEN) merupakan salah satu komponen pembantu pimpinan dalam persyarikatan Muhammadiyah di wilayah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilongok telah mengadakan kegiatan Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3). Menurut Ketua Majlis Dikdasmen PCM Cilongok, M. Zaenal Abidin, S.Pd., DP3 mengatakan bahwa kegiatan ini diberlakukan bagi semua guru di sekolah Muhammadiyah sebagai salah satu proses pengangkatan guru tetap Yayasan dari guru tidak tetap yang sudah mengajar di sekolah Amal Usaha Muhammadiah (AUM) selama dua tahun. Kegiatan DP3 diikuti 29 peserta dari AUM Pontren Modern Zam-Zam Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah Cilongok, yang berlangsung pada Selasa (30/08) di ruang serba guna Gedung Umar Bin Khattab Ponttren Modern Zam-Zam Muhammadiyah Kampus 3 Desa Karanglo.

“Tujuannya agar semua guru Muhammadiyah dapat melahirkan prestasi dan karakter Islami bagi peserta didiknya. Karena harus selalu belajar dan meningkatkan kualitas diri sebagai seorang pendidik khususnya dalam hal keagamaan sebagaimana visi dan misi serta tujuan persyarikatan Muhammadiyah,” urai Pak Bidin.

Dijelskan, prosedur DP3 antara lain peserta mendaftar sebagai guru tetap dengan cara mengisi formulir pendaftaran; melengkapi syarat administrasi, mengikuti tes yang telah disediakan oleh penguji hingga pengumuman lulus atau tidak sebagai guru tetap yayasan melalui Surat Keputusan yang dikeluarkan Majlis Dikdasmen PCM.

Ditambahkan, kegiatan tersebut berdasarkan hasil keputusan rapat pimpinan dan pada saat bersama-sama di Pontren Modern Zam-Zam yang memutuskan bahwa, untuk memantapkan guru di perguruan AUM Muhammadiyah, maka sejak tahun 2022 – 2023 wajib bagi guru yang mengajukan SK tetap guru yayasan, baginya wajib mengikuti skreening. “Alhamdulillah, AUM Pontren Modern Zam-Zam yang merupakan salah satu dari AUM PCM Cilongok, yang menginginkan kaderisasi kepada para siswanya termasuk guru-gurunya. Melalui skreening tersebut agar bapak dan ibu guru sesuai dengan tujuan Muhammadiyah, sehingga semua kegiatan di pondok ini dapat berjalan sesuai dengan tata aturan di Persyarikatan Muhammaidyah,” tandasnya.

Adapun test meliputi test tulis, kuesioner, wawancara materi kemuhammadiyahan, praktik ibadah praktis yang meliputi Wudhu, Salat wajib dan jeazah. (h)

Informasi Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Sosial Media

4,985FansSuka
3,802PengikutMengikuti
5,719PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

informasi Terbaru