Kepala Sekolah SMP MBS Zam Zam, Ustd M. Djohar, M.Pd., serahkan daftar santri peserta FORTASI kepada PR IPM Ranting PPM Zam Zam Putra

(INFO – PPM ZAM ZAM) – Fortasi merupakan salah satu kegiatan pra perkaderan yang dilakukan oleh pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di tingkatan paling bawah, sebagaimana yang dilakukan Pimpinan Ranting (PR) IPM Pondok Pesantren Modern (PPM) Zam Zam Putra dan IPM Zam Zam Putri  pada Kamis-Sabtu, (19-21/08/2021), diikuti santri kelas 7 SMP MBS Zam Zam putra dan putri termasuk santri yang berada di Gedung Abu Bakar Ashiddiq Asrama Putra 2 di Karanglo, semuanya berjumlah 323 anak. Kegiatan fortasi ini sangat penting, sebab menurut Kepala Sekolah SMP MBS Zam Zam, Ustadz M Djohar, M.Pd., ketika menyampaikan sambutan dalam pembukaan acara Fortasi di Pondok putra, dikatakan bahwa Fortasi sebagai bagian dari proses perkaderan IPM. Kegaiatan ini merupakan gerbang atau garda depan pengenalan awal semua hal tentang IPM dan lebih umumnya tentang Muhammadiyah.

“Ikuti dengan sebaik-baiknya, karena fortasi ini merupakan masa-masa ta’aruf, untuk mengenal tentang organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas ini. Dan, IPM merupakan media untuk mencetak kader-kader. Baik kader persyarikatan, kader ummat maupun kader bangsa. Saya berharap anak-anak sekalian, ke depan betul-betul jadi pemimpin. Baik pimpinan di persyarikatan maupun pimpinan di tengah umat dan di tengah bangsa ini,” pesan Ustadz Djohar.

Dijelaskan, pengenalan IPM sebagai organisasi otonom pelajar di Muhammadiyah berawal dari proses fortasi ini. Maka, fortasi mempunyai peranan sangat penting untuk bisa mengenalkan dan mengimplementasikan agenda aksi IPM dari tingkatan yang paling bawah.

Begitu pula pesan Wakil Kepala Sekolah SMP MBS Zam Zam Putri, Ustadzah Evy Nurhidayati, S.Pd., ketika menyampaikan sambutan kepada para calon IPMawati di aula pondok putri, katanya, taaruf itu untuk saling mengenal satu sama lain, saling mengenal dengan kakak kelas, pengurus IPM, mengenal  apa itu IPM dan Muhammadiyah? Seperti apa organisasinya, bagaimana sepak terjangnya.

“Kalianlah kader-kader penerus organisasi Muhammadiyah. Suatu saat nanti, bisa jadi, salah satu dari kalian yang berdiri di mimbar ini untuk membuka Forum Ta’aruf dan Orientasi. Karena kalianlah penerus, kader organisasi yang sudah terpilih di Pondok Pesantren Muhammadiyah Cilongok ini. Siap yah jadi kader persyarikatan?” tandasanya.

Sementara Wakil Kepala Sekolah SMP MBS Zam Zam putra, Ustadz Fachri Afifudin, S.Pd., ketika memberikan sambutan dalam pembukaan Fortasi di gedung Abu Bakar Ash Shiddiq Asrama Putra 2, beliau lebih menekankan pentingnya taaruf dalam kegiatan yang lebih luas. “Sebagai kader dan calon pemimpin, akan sangat ideal ketika anak-anak sekalian memiliki hubungan pertemanan dalam lingkup lebih luas. Di PPM Zam Zam ini, kalian dipertemukan dengan teman dari lain desa, beda kabupaten bahkan lintas provinsi. Maka itu bisa dijadikan modal kalian sebagai kader pimpinan, kader persyarikatan bahkan kader bangsa,” ujarnya mantap.

Materi Fortasi yang disampaikan  pemateri baik dari IPM Ranting, PC IPM Cilongok dan asatidz, antara lain tentang Ke-IPM-an, Keorganisasian, Kemuhammadiyahan dan lainnya. (h)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *