(PPM ZAMZAM) – Musyawarah Besar (Mubes) Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Cilongok berlangsung pada Rabu (1/7/2020) di aula gedung Fadhillah PPM Zamzam Putri. Ustadz Arif Fauzi S.Pd.I., Lc., dalam  pidato laporan umum menyampaikan acuan pencapaian pada Kegiatan Belajar Mengajar tahun 2020/2021 yang diagendakan sebagai Tahun Penajaman dan Tahun Kualitas.

“Pada Tahun 2019/2020 kita sebut dengan tahun  implementasi sebab tahun sebelumnya baru berupa wacana,  maka pada tahun 2020/2021 menjadi tahun penajaman dan tahun kualitas. Jangan sampai Ponpes Zamzam yang begitu besar, namun ketika orang melihat kenyataannya tidak ada apa-apanya. Kualitas yang dapat dilihat dari para santri kita, kini ada sebanyak 40 alumni  yang sedang dikader baik melalui pendidkan di dalam maupun luar negeri, baik di Mesir, Quwait, Turki  dan Jepang. Dibiayai oleh para donatur melaui Ponpes Zamzam,” rinci Ustadz Arif.

Di hadapan asatidz dan karyawan PPM Zamzam yang kini berjumlah mencapai 200-an orang, selaku Direktur Ustadz Arif mengajak asatidz dan karyawan agar menikmati dalam menjalani pekerjaan dengan senantiasa memegang prinsip yang meliputi enam pokok. “Bekerja di pondok pesantren harus kerja ikhlas, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja tim dan kerja sabar,” paparnya.

Agenda Mubes selain sambutan dan laporan Direktur PPM Zamzam juga sambutan dari Ketua PCM Muhammadiyah selaku Dewan Pembina, Bapak H. Casiwan HS. dan laporan dari setiap Wakil Direktur (Wadir) yang membidangi program masing-masing. Meliputi Wadir Tarbiyah oleh K.H. Pandi Yusron, Lc., M.H., Wadir  Ria’ayah Putra oleh Ustadz M. Thoriq Nur I. S.Pd.I., Wadir  Ri’ayah Putri oleh ustadzah A. Shofiana Hikmah, s.Pd.I.,  Wadir Idaroh oleh ustadz Heru Cokro  dan Kepala HRD-PR oleh ustadz Drs. M. Djohar, M.Pd.

Program Tarbiyah pada pembelajaran tahun 2020/2021 titik pengembangan fokus pendidikan yang mencakup KMI, Tahfizh, Bahasa, Sosial dan Natural Science; Pengembangan Perpustakaan dan Laboratorium. Program Ri’ayah  Putra/Putri titik fokus pengambangan pada pendidikan non-formal kepengasuhan santri dan pemberdayaan mudabbir atau percepatan IPM. Adapun titik fokus pengembangan program idaroh pada peningkatan pelayanan umum, ekonomi, pengembangan informasi dan media serta laboratorium bahasa.

Jika dilihat dari grafik data santri yang meliputi unit SMP, SMA dan Takhosus, PPM Zamzam dari tahun awal pembelajaran (2015/2016) santri berjumlah 487 orang, hingga tahun ke – 5 (2019/2020) jumlah santri 1433 dan pada tahun Pembelajaran 2020/2021 menjadi 1803 santri, dengan demikian naik 32,79 %.   “Lompatan yang sangat tinggi dari jumlah santri, ini perlu disyukuri. Ini kerja keras dari semua bagian dan seluruh elemen punya andil,” tandas ustadz Arif.

Mubes juga diisi dengan penandatanganan dan pembacaan Pakta Integritas bagi seluruh asatid/ karyawan serta pemberian SK kontrak kerja bagi asatidz/ karyawan baru sebanyak 29 orang. Adapun salah satu hasil Mubes adalah dibacakannya struktur organisasi PPM Zamzam Muhammadiyah Cilongok Tahun Pelajaran 2020/2021 dan hasil Mubes.  (h)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *