PMR MBS ZAM-ZAM ASAH KEPEKAAN SANTRI MELALUI ORBIT

#ORBIT membuka wawasan dalam langkah bersama dan aksi untuk sesama

Banyuma

Foto Bersama PMI Banyumas
Foto Bersama PMI Banyumas

s, INFOZAMZAM – Kegiatan PMR bukan hanya tentang belajar pertolongan pertama atau kesehatan. Lebih dari itu, PMR mengajarkan kita tentang kepedulian, keberanian, kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan jiwa kemanusiaan.

dsc06720
Panas Terik Kok Hujan?

Wejangan itu disampaikan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMP MBS Zam-Zam, Ustazah Shofiana Hikmah, S.Pd.I., mewakili Kepala SMP MBS Zam-Zam dalam kegiatan Orientasi Bersama Inisiasi Terpadu (ORBIT) PMR MBS Zam-Zam. Berlangsung pada Jumat-Sabtu (28-29 Agustus 2026) di almamater Kampus 2 MBS Zam-Zam.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, kalian tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang lebih peka terhadap lingkungan dan siap membantu orang lain ketika membutuhkan,”tandas Ustazah Shofi.

Selain itu, lanjut Waka, agar para santri yang tergabung dalam PMR baik dari PMR Madya maupun PMR Wira, agar semuanya mengukti proses asah kepekaan dan kepedulian melalui  serangk

Padamkan Api dengan alat tradisional
Padamkan Api dengan alat tradisional

aian kegiatan Orbit dengan sungguh-sungguh, aktif, dan tetap menjaga kekompakan. “Jangan takut untuk bertanya dan mencoba, karena setiap pengalaman yang kalian dapatkan hari ini akan menjadi bekal yang bermanfaat di masa depan,”pesannya.

Selaku Pembina PMR Madya, Ustazah Nur

Praktik Semprot air
Praktik Semprot air

Khanifah, S.Sos., merincikan rangkaian acara kegiatan. Katanya, selain teori seperti matari Kepalangmerahan, Mengenal Lambang PMI, juga ada baaberapa materi praktik bahkan aksi kreativitas. Salah satu praktik yang membuat cuaca panas berubah menjadi nuansa hujan deras adalah hadirnya Petuga Damkar dengan seperangkat alat dan mobil Blangwirnya.  Materinya pengetahuan Mitigasi, Simulasi APAR serta Simulasi Penyemprotan.

“Pada sesi itulah perwakilan santri praktik langsung cara memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran tradisional dan APAR, bahkan diakhiri dengan mandi hujan buatan,” terang Ustazah Khanifah. *h

Informasi Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Sosial Media

4,985FansSuka
3,802PengikutMengikuti
5,719PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

informasi Terbaru