(INFO PPM ZAM ZAM) –  Muhadhoroh salah satu perhelatan besar di Pondok Pesantren Modern (PPM) Muhammadiyah Zam Zam Putri yang digelar setiap awal tahun ajaran. Hal itu sebagai salah satu ajang berlomba dalam usaha mengasah keterampilan para santriwati di bidang orasi yang merupakan bagian dari pencapaian prestasi non akademik melalui media dakwah dengan lisan. Sebagaimana diharapkan Direktur PPMZ, Ustadz Arif Fauzi, S.Pd.I., Lc., dalam sambutan kegiatan Muhadhoroh pada Sabtu, (14/08/2021) di aula asrama putri.

“Kami berharap kegiatan opening Muhadhoroh ini, kalian ber-wastabiqul khairat, sehingga benar-benar unggul dalam menyampaikan materi-materi dakwah. Perlombaan-perlombaan itu Alhamdulillah dengan izin Allah selalu diikuti oleh pondok pesantren Zam Zam bukan hanya tingkat provinsi, tingkat nasional pun telah didapatkan,” katanya.

Dijelaskan, ketika para santri berlatih dengan sungguh-sungguh maka insyaallohu ta’ala, setelah lulus dari pondok pesantren, bukan hanya prestasi akademik yang didapat, tetapi  juga prestasi akhlak dan prestasi lainnya. Karena itu pondok pesantren bukan hanya fokus dalam usaha peningkatan prestasi para santri pada aspek-aspek akademik saja, melainkan juga unggul di bidang aspek-aspek kepesantrenan.

Untuk itu, dalam upaya agar para santri bisa maksimal dalam mengikuti pembelajaran di pesantren dan dapat mengharumkan nama pesantren, himbau Ustadz Arif, agar senantiasa kerja sama antar bagian bahasa dan bagian bina prestasi serta dukungan dari semua fihak. “Kalau ada moment kesempatan untuk ikut tampil di perlombaan tingkat internasional, kami berharap sudah ada calonnya dari asrama putri. Apakah kalian Siap?“ ujarnya retoris.

Sementara selaku Dewan Pembina PPM Zam Zam, Bapak Haji Casiwan HS. dalam sambutannya mengajak kepada para santri, selain tetap semangat untuk berlomba-lomba dalam kabaikan juga harus senantiasa menjaga kesehatan, terkait dengan kondisi sekarang yang belum benar-benar kondusif, agar selalu mengutamakan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan. “Dalam kondisi ini, utamakan keselamatan dan kesehatan. Prestasi bisa dicari dan digali tetapi harus juga memperhitungkan kemampuan fisik,” pungkasanya. Acara diawali dengan penampilan kreasi seni gerak dan suara dari para santri terpilih dalam ‘Tari Doraemon, senandung Acapella. Setelah saritilawah ada sambutan dari Kabag Bahasa Putri, Ustadzah Alfia Nurcahyaningsih, kemudian Nasyid Arab, Pidato Bahasa Arab (Fatiya Husna Arkani/ 11 KMI), Story Telling  (Salsabila Maulida/10 KMI),   Pidato Bahasa Inggris (Almira Putri Azzahra/11 Bahasa 2),  Nasyid Inggris,  Pidato Bahasa Indonesia (Zensei Shiceco Husna/ 8H & Thirza Meisha Putri/ 8 H) dan penobatan Faliha Dhiya Ulhaq dari kelas 11 KMI 2 sebagai Miss Linguage PPM Zam Zam Putri 2021, Tari daerah, tapak Suci dan Drama Komedi. (h)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *