(INFO PPM ZAMZAM) – Kegitan Haflu Tahfizh SMP MBS Zamzam kelas IX secara luring, pada Selasa, (15/06/2021) di Aula putri Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Cilongok berlangsung sukses dan tanpa kendala berarti. Acara ini merupakan rangkaian puncak kegiatan Dauroh Tahfizh yang diikuti sebanyak 312 santri selama dua pekan. Seremoni wisuda tahfizh dilakukan secara simbolik oleh Kepala Bagian Tahfizh Putra, Ustadz Jamaludien Al Afghani terhadap dua santri putra dan dua  santri putri. Juga pemberian penghargaan bagi santri berprestasi (penghafal Al Qur’an terbanyak) dari setiap kelas. Yakni dari kelas IX A: Naufal Farras Kau Rasalhague (18 Juz); Kelas IX B: Fahmi Aqila Baehaqi (2 Juz  8 Lembar); Kelas 9C: Zaka Nur Atqiya (3 Juz); Kelas 9D: Levan Praya Zudan (3 Juz); Kelas 9E : M. Haedar Afiq (3 Juz); Kelas 9F : Adinda Nurroyan (16 Juz); Kelas 9G : Hanny Azmi (6 Juz); Kelas 9H : Cantika Syahnara Lintang (3 Juz); Kelas 9I : Lathifah Yumna (3 Juz); Kelas 9J : Adzinta Halwa (3 Juz) dan Kelas 9K : Alifia Rizka (6 Juz).

Direktur PPM Zamzam Muhammadiyah, Ustadz Arif Fauzi, S.Pd.I., Lc., dalam sambutannya menyampaikan syukur kepada Allah Subhanahu wata’ala karena hanya dengan izin-Nya lah sehingga serangkaian kegiatan kelas IX, mulai dari ujian sekolah, ujian praktik, kegiatan Dauraoh Tahfizh terselesaikan sesuai target minimal, bahkan sejumlah santri berhasil melebihi target yang ditetapkan pesantren.

“Kesuksesan ini juga tidak lepas dari bantuan dan monitoring orang tua, ustadz dan ustadzah serta kesungguhan para santri. Mudah-mudahan prestasi yang sudah didapatkan benar-benar bisa  dipertahankan dan kemudian ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” panjatnya.

Diingatkan, program PPM Zamzam telah dilalui separoh perjalanan dan masih ada separoh yang lain yang belum  diikuti dan dirasakan. Dengan bahasa lain masih ‘tanggung’.

“Apabila kalian menghendaki profil alumni pesantren yang utuh dan memiliki kemampuan di bidang akademik, di bidang sosial, di bidang intelektual, dan berbagai kompetensi yang lain maka wajib melanjutkan sampai ke tingkat SMA MBS Zamzam. Sebab itu program pondok yang dari awal ketika Bapak / Ibu kalian mengantar ke PPM Zamzam dan bergabung di Zamzam, tentu saja kalian juga tahu tentang ini. Maka diharapkan kalian lebih semangat nantinya. Karena masih banyak pengetahuan yang belum didapatkan di tingkat SMP. Kematangan kalian dalam kehidupan, kematangan dan kedewasaan di dalam pendidikan, keimanan dst., itu juga adalah sebagian kita programkan di tingkat SMA,” tandas Mudir.

Dicontohkan, melalui kegiatan IPM para santri akan merasakan bagaimana seninya memimpin adik kelas kemudian ketika kelas 12 para santri akan dibimbing untuk menjadi calon-calon ulama dan ustadz serta menjadi orang sukses.

“Berdoalah kepada Allah subhanahu wata’ala melalui perantaraan Al Quran, niscaya Allah akan mengangkat kalian manjadi manusia yang berprestasi yang punya kapasitas, sehingga bisa memberikan manfaat seluas-luasanya kepada masyarakat tanpa meninggalkan keahlian sesuai keinginan kalian untuk senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan pontensi,” Ustadz Arif menyemangati para santri.

Hadir dan memberikan sambutan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, ustadz Drs. Agus Miftah, Dewan Pembina sekaligus PCM Cilongok, Bapak haji Casiwan HS. Kegiatan juga diisi dengan ceramah motivasi dari dosen UMP, Dr. Ugung Dwi Ario Wibowo, M.Si.

Adapun kesan dan pesan dari santri diwakili okeh santri putri kelas IX H, Cantika Syahnara Lintang dan putra dari kelas IX B, Rafa Naufal Anoka.

“Gunakaan teknologi dengan sewajarnya dan sosial media itu dapat menghilangkan hafalan, jika kita menggunakannya secara berlebihan. Jangan sampai dengan teknologi yang berlebih membuat kita semakin terlena, sehingga semakin menjauh dari Allah Subhanahu wata’ala dan semakin sulit ayat-ayat-Nya masuk ke dalam otak kita,” urai Rafa dari salah satu pesannya.(h).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *