100 MUDIR PESANTREN MUHAMMADIYAH SE INDONESIA DATANGI MBS ZAM-ZAM  

Banyumas, INFOZAMZAM – Mumtaz! Itulah satu kata untuk menyimpulkan kesan mendalam yang disampaikan Direktur Pondok Pesantren Modern (PPM) MBS Al-Mukhtar Watukebo, Jember, Ustadz Basuki Rohmat, S.Pd.I., M.Pd., usai berkunjung ke MBS Zam-Zam bersama 100 Mudir Pesantren Muhammadiyah se Indonesia.

Ketua LP2MPP Muhammadiyah
Ketua LP2MPP Muhammadiyah

Kehadiran para pimpinan pondok pesantren ke MBS Zam-Zam Cilongok berlangsung pada Jumát (21 Agustus 2026). Agenda ini merupakan rangkaian dari agenda Pelatihan Nasional Manajemen Perubahan bagi 100 Mudir Pesantren Muhammadiyah di UMP. Kegiatan diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Lazismu dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP),  berlangsung selama empat hari, Rabu – Sabtu, (19–22 Agustus 2026) di Asrama Unggulan KH Abu Daldiri UMP.

Ketua LP2 PP Muhammadiyah, Dr. KH. Maskuri, M.Ed., dalam keterangannya menyampaikan harapan maksimal atas studi banding yang dilakukan para mudir ini.

“Kami sangat optimis, bahwa setelah kegiatan ini selesai dan mereka kembali ke tempat masing-masing,

100 Mudir ke MBS Zam-Zam
100 Mudir ke MBS Zam-Zam

lantas inspirasi apa yang dilihat, selama kunjungan ini pasti akan memotivasi mereka untuk menyusun program perubahan. Tentunya di masa yang akan datang, sehingga pesantren masing-masing dari 100 peserta ini di tahun depan sudah ada rencana aksi yang harus dilaskanakan,” harap Kyai Maskuri optimis.

Sebagaimana disampaikan Ketua Panitia kegiatan, Dr. Fal Arovah bahwa dalam agenda kegiatan tersebut memang tidak hanya dalam bentuk ceramah dan teori saja.

“Dari Rabu sampai Sabtu, bukan ceramah, tapi bedah. Bukan teori, tapi praktik,”terang Guru Besar UNJ ini.

Ketika hadir di MBS Zam-Zam, beliau bergabung dengan sejumlah mudir yang ikut dalam kelompok bidang SDM. Sedangkan lima kelo

mudir 5
mudir 5

mpok lain terdiri dari bidang admin dan keuangan, bidang digitalisasi, kemandirian ekonomi, humas dan PSB, serta sanpras dan kerumahtanggaan. Masing-masing bidang yang terdiri para mudir ini mendapat informasi secara gambling bagaimana hal berkaitan dengan pengelolaan dan sistem kepemimpinan di MBS Zam-Zam langsung dari para pimpinan, wakil mudir dan kepala bagian serta kunjungan lapangan. Seperti mendatangi Zam-Zam Mart, kantin, laundry baik di kampus 1, 2 dan 3.

“Kami tahu, pulang dari sini Bapak-bapak akan membawa PR yang lebih banyak. Tapi kami percaya, 100 Mudir di ruangan ini adalah 100 obor. Satu obor bisa menyalakan seribu pesantren lain,” tegasnya. *h

Informasi Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Sosial Media

4,985FansSuka
3,802PengikutMengikuti
5,719PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

informasi Terbaru