

Banyumas, InfoZamZam– Sejak tahun ajaran 2025-2026 MBS Zam-Zam Cilongok dalam pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an menggunakan metode Ummi. Penerapan metode Ummi boleh dibilang sesuai harapan. Terbukti santri mampu melantunkan Al-Qur’an dengan lancar di setiap juz yang disetorkan, tanpa mengalami kelupaan ayat dan bacaannya sesuai dengan makhraj huruf atau tajwid. Hal itu dapat disaksikan melalui Kegiatan Khatmul Qur’an dan Imtihan tingkat tartil yang berlangsung pada Ahad (25 Oktober 2026) di Aula Kampus 3. Sebanyak 26 santri putra kelas VIII mengikuti kegiatan perdana ini sebagai wujud dan bukti keberhasilan pesantren melaksanakan pembelajaran Al-Qur’an Metode UMMI selama dua tahun. Hal itu disampaikan penanggungjawab kegiatan, Ustaz Mohammad Hasan, S.S., M.Pd., yang juga Kepala Asrama Kampus 1.
“Kegiatan Khatmul qurán dan Imtihan ini sebagai uji publik terhadap kompetensi Al-Qur’an santri sekaligus sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban lembaga pengguna Metode UMMI dalam hal ini adalah Ponpes Modern Zam-Zam Muhammadiyah Cilongok kepada Wali Santri dan sebagai upaya kontrol eksternal dari UMMI Foundation dalam memastikan hasil pembelajaran Al-Qur’an Metode UMMI,” terangnya.
Dijelaskan, Khatmul Qur’an dan Imtihan merupakan puncak dari tujuh Program Dasar Metode UMMI, yang dimulai dari Tashih, Tahsin, Sertifikasi Guru Al-Qur’an, Coaching Implementasi, Supervisi, Munaqasyah, dan puncaknya adalah Khatmul Qur’an dan Imtihan.
“Para santri tersebut telah menyelesaikan tingkatan-tingkatan dalam pembelajaran, mulai dari jilid 1 sampai 6, kemudian dilanjutkan dengan Tadarus Al-Qur’an, jilid Ghorib, dan jilid Tajwid. Sebelum sampai pada tahap Khatmul Qur’an dan Imtihan, para santri telah mengikuti Munaqasyah atau ujian akhir kompetensi Al-Qur’an santri dan telah dinyatakan lulus,” jelas Ustaz Hasan lagi.
Adapun rangkaian acara setelah pembukaan, ada registrasi peserta dan tamu undangan/ wali santri, seremoni dilanjutkan prosesi Inti Khatmul Qur’an, prosesi masuk peserta (Khatimin) menuju panggung kehormatan. Ada pembacaan Al-Qur’an secara bersama-sama dan sambutan-sambutan. Prosesi Imtihan dan diaakhiri dengan penyerahan Syahadah kelulusan Al-Qur’an kepada seluruh peserta. *h



