27.2 C
Purwokerto
Senin, 05 Desember 2022
spot_img
Beranda blog Halaman 11

ORANG BERHASIL PASTI MENEMPUH UJIAN

0

(INFO ZAMZAM) –  Untuk menjadi orang berhasil dan hebat niscaya harus menempuh ujian. Seperti proses pembuatan senjata tajam dari sepotong besi oleh tukang pandai besi (empu). Ia membakar logam di dalam bara api, lalu ditempanya berulang kali, dibakar lagi, dicampur dengan baja berkualitas, hingga sampai pada proses finishing atau tahapan ringan, bahan benda tajam itu digerenda, dihaluskan dan terus diasah. Hasilnya menjadi sepotong senjata tajam yang bisa bermanfat untuk banyak hal. Begitulah cara Drs. Agus Sumbodo, Analis Pengendali Mutu Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, ketika memberikan asupan semangat belajar kepada para santri melalui ibrah dalam Seminar Motivasi bertema ‘Hikmah Perjalanan Agung dalam Meningkatkan Kualitas Belajar’.

Pada sesi pertama para santri telah diberikan tuntunan cara memandang sebuah permasalahan yang dihadapi selama menjalani proses belajar di pesantren, disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah putra, Ustadz M. Noor Hidayah, S.Pd., melalui materi berjudul, ‘Hadiah Terindah dari Allah Melalui Isra Mi’raj’.  Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kabag Syuun Thullab PPM Zamzam yang berlangsung pada Kamis, (11/03/2021), di Aula Komplek Perguruan Muhammadiyah Cabang Cilongok.

Melalui materi berjudul ‘Meningkatkan Motivasi Belajar untuk Meraih Kesuksesan’, Pak Sumbodo menegaskan, katanya, “bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus menahan perihnya kebodohan.” Untuk itu, para santri dipahamkan bahwa hakikat kelelahan selama proses belajar di pesantren, kelak akan berbuah berkah manakala semua aktifitas belajar didasari dengan ikhlas beribadah karena Allah Subhanahu wata’ala sebagai modal melakukan semangat perubahan. Cara mensikapi perubahan itu harus dilakukan secara utuh baik melalui tindakan, pola pikir serta sikap.

“Hakikat semangat belajar sebenarnya sudah diajarkan oleh junjungan nabiyullah Muhammad shalallahu’alaihi wasallam, melalui hadis yang intinya dijelaskan bahwa setiap jejak langkah menuju majlis ilmu itu merupakan jalan menuju kebahagiaan hakiki. ‘Barangsiapa yang berjalan menuntut ilmu, maka Allah mudahkan jalannya menuju Surga.’ (Al hadis),’ urainya.

Sebelumnya, Ustadz Noor lebih dulu mengingtkan kembali kisah Isra Mi’raj nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam. Satu hal yang ditekankan yakni, peristiwa itu terjadi sebagai cara Allah subhanahu wata’ala untuk menghibur hamba terkasih-Nya. Sebab saat itu baginda Nabi tangah berada di masa kesedihan (amul huzni).

“Dengan kesedihan yang dialami baginda Rasul, kemudian terjadi peristiwa Isra dan Mi’raj. Dalam peristiwa itu Allah menunjukkan pelajaran bahwa segala apa yang ada di bumi itu tampak kecil, termasuk segala permasalahan yang ada di bumi. Jadi kalau santri merasa ada permaslahan di pondok, itu jangan dianggap sebagai masalah besar. Itu belum seberapa, masih kecil banget. Jadi tidak perlu bikin lemas, putus asa, lalu ingin pulang meninggalkan pondok, melainkan tetap semangat dengan banyak cara, salah satunya membaca sirah nabawiyah,” ujarnya mengingatkan.

Ketua panitia, Ustadz Daffa Akram Anas, mengatakan bahwa kegiatan khusus untuk santri PPM Zamzam putra ini digelar secara offline bagi santri yang  sudah di pondok maupun secara virtual bagi santri yang masih berada di rumah. Diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Besar Islam, Isra Mir’raj Nabi Muhammad Sallallahu A’laihi Wassalam tahun 1442 H. Seminar dipandu oleh dua moderator yakni Ustadz Wahyu Kholif Romadhon  dan  Ustadz Hasan Sidik Pribadi, S.Pd. dan bagi masyarakat luas, kini bisa menyimak melalui channel Youtube: Ponpes Zamzam Official. (h)

<iframe width=”560″ height=”315″ src=”https://www.youtube.com/embed/h4pClg0X3mA” frameborder=”0″ allow=”accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture” allowfullscreen></iframe>

 

JADILAH SOSOK WANITA YANG DIRINDUKAN SURGA

0

(PPM ZAMZAM) – Bersyukurlah bagi para orang tua yang putra-putrinya di era sekarang tengah belajar dan dididik di pesantren. Sebab  lingkungan pesantren merupakan wahana pendidikan yang representatif dalam upaya pembentukan karakter dan penanaman sikap keseharian yang islami bagi para santri. “Contoh paling nyata, pesantren mengajarkan kita untuk selalu bersabar. Itu salah satu contoh yang tidak gampang, jika dibandingkan dengan fenomena kehidupan remaja kekinian yang segala sesuatu maunya serba instan. Pada hakekatnya  hidup di pesantren itu paling nyaman. Pokoknya, tiada hidup paling indah, kecuali hidup di pesantren. Satu hal yang perlu disyukuri juga, anak mondok itu merupakan rejekinya orang tua juga,” cetus Founder Yayasan Gerbang Tinatar Windujaya, Bunda Nisa Islami, M.Pd.I ketika memberikan tausiyah di hadapan para santri putri Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Cilongok, dalam Seminar Kemuslimahan (SEMUSIM) dengan tema, ‘Muslimah  Ceria, Muslimah Sehat, Muslimah Sejati’, pada Kamis, (11/03/ 2021) di aula pondok putri.

Dijelaskannya, dengan bermacam ujian yang harus dihadapi selama berada di pesantren, semua itu sebagai satu upaya agar para santri mampu memahami diri dan memiliki kekuatan moral, sehingga tumbuh menjadi sosok-sosok wanita yang dirindukan surga. Maka dengan penuh semangat Bunda Nisa mengajak para santri dan para muslimah pada umumnya  agar siap bersama-sama berjuang untuk meraih tempat penuh kenikmatan di akhirat kelak itu.

“Jadilah sosok-sosok wanita yang menyerupai putri kesayangan seperti Fatimah cucu Rasulullah,  tumbuhlah sebagai remaja sesuci Maryam, dan menjadi menjadi istri setia seperti Khadijah,” panjatnya memotivasi.

Adapun dari tujuh ciri yang harus ada pada wanita yang dirindukan syurga yakni, suka membaca al Qur’an, selalu menjaga lisan (hindari gosip), peka sosial, rajin puasa baik wajib maupun sunah, hanya cinta kepada suami (bucin suami), punya banyak anak dan pandai menjaga hati suami. Selain memaparkan hikmah berharga atas peristiwa Isra Mi’raj nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassallam, tausiyah Bunda dari empat orang anak ini disajikan dengan bahasa komunikatif, gaya tutur kekinian yang disertai data kongkrit fenomena kehidupan remaja masa kini pada sisi yang mengkhawatirkan.

Menurut Kepala Bagian Taujih Putri, Ustadzah Siti Chomsiyah, S.Pd.I., kegiatan ini  merupakan salah satu agenda tahunan dari Bagian Taujih Putri PPM Zamzam yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Besar Islam Isra Mi’raj 1442 H.

“Tujuannya  untuk memberikan  pengetahuan dan mau’idzhoh hasanah  kepada para santri putri agar semakin memahami bagaimana menjadi seorang  muslimah yang berkarakter, ceria, sehat dan muslimah sejati atau muslimah yang sebenar-benarnya,” terang Ustadzah Siti  selaku penanggung jawab kegiatan.

Sementara Ketua Panitia, Ustadzah Ernie Ulviatun, S.Pd., mengatakan bahwa Semusim ini dilaksanakan secara offline bagi santri perwakilan beberapa kelas yang sudah berada di pesantren, mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun disiarkan secara langsung melalui IG IPM Putri, sehingga para santri yang masih  di rumah dapat mengikuti tausiyah secara online. (h)

IHT PPM ZAMZAM: AKHLAK BAGUS DAYA TARIK ASATIDZ

0

(PPM  ZAMZAM) – Pandemi Covid – 19 belum berakhir. Penyelenggaraan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester dua secara tatap muka masih berisiko. Salah satu ikhtiar yang paling mungkin dilakukan dengan pembelajaran secara daring. Lantas bagaimana penerapan kurikulum yang dianggap efektif di masa pandemi ini? Terlebih dengan dihapusnya Ujian Nasional yang tentunya berdampak kepada orientasi belajar mengajar. Untuk menjawab itu Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Cilongok menyelenggarakan In House Training (IHT) bagi asatidz dengan tema ‘Menumbuhkan Semangat Pembelajaran di Era Covid -19 dan Merdeka Belajar’, menghadirkan pembicara Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Riyadi, S.Pd., dan Pengawas SMP Unit Kerja Dindik Kabupaten Banyumas, Ida Yuningsih, S.Pd. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jumat, (6-8/01/2021) di Aula SMPM komplek Perguruan Muhammadiyah Cilongok.

Kepala HRD-PR PPM Zamzam, Ustadz M. Djohar, M.Pd., dalam sambutan pembukaan IHT menyampikan tujuan dari kegiatan ini, bahwa kurikulum di masa pandemi ini perlu diketahui asatidz/at, karena di masa Pandemi ini harus menghasilkan produk perangkat pembelajaran, berupa Rencana Persiapan Pembelajaran (RPP).

“Diharapkan pada akhir bulan ini RPP (Januari, red,) sudah jadi. Perangkat pembelajaran itu disesuaikan dengan penyederhanaan kurikulum di masa Covid -19 ini. Selain itu, dengan tidak adanya Ujian Nasional, itu pasti akan berdampak kepada proses belajar mengajar. Oleh karena itu, kita harus menyesuaikan,” katanya.

Lantas, lanjut Ustadz Johar, akan muncul beberapa pertanyaan terkait itu. Setelah UN tidak ada, KBM-nya mau seperti apa? Bagaimana strategi belajar dan lainnya? Apa yang harus diraih? Kalau dulu siswa berlomba-lomba untuk meraih nilai UN.  Sekarang berlomba-lomba untuk apa? Itu beberapa hal yang harus dicermati bersama. Dalam kegiatan ini juga dibahas tentang gagasan Mendikbud mengenai Merdeka Belajar serta Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) sebagai pengganti UN.

“Sekarang UN diganti dengan AKM. Kompetensi minimum itu apa? Itu kan merupakan salah satu dari arah pendidikan kita. Bagaimana cara menyusun soalnya dan soalnya seperti apa. Karena itu adalah merupakan salah satu indikator, sampai karakter dan lainnya. Informasi seperti ini sangat penting bagi kita

Direktur PPM Zamzam, Ustadz Arif Fauzi, S.Pd.I., Lc., dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan IHT merupakan hal penting sebagai kelanjutan kegiatan sebelumnya.

“Pertemuan ini sangat penting, kemarin dimulai silaturrahmi, kordinasi kewadiran dan  pelatihan. Mudah-mudahan cukup untuk menyiapkan kita semua agar lebih baik untuk semester yang kedua. Anak-anak belum dihadirkan karena risiko sangat besar. Mudah-mudahan nanti muncul inovasi – inovasi dalam pembelajaran jarak jauh, yang prinsipnya adalah  mudah, menggembirakan dan menyenangkan. Kalau kita menyenangkan orang lain, insya Allah ada pahalanya,” kata Ustadz Arif.

Disampaikan pula bahwa, kesempatan di IHT ini adalah kesempatan untuk berbenah, meningkatkan kompetensi. “Jangan sampai status kita sebagai guru menghentikan kita untuk belajar lebih. Karena ilmunya Allah Subhanahu wata’ala itu belum bisa kita ambil semuanya. Meskipun kita sudah jadi profesor, Doktor ataupun kyai haji. Masih banyak ilmu-ilmu yang belum kita gali,” tandasnya.

Ustadz Arif juga mewanti-wanti kepada para asatidz agar senantiasa meningkatkan kompetensi, sekalipun sudah bertahun-tahun mengajar mapel tertentu, bahkan mungkin materi itu sudah hafal di luar kepala, tetapi harus tetap digalakkan semangat dan niat belajar lebih agar pengetahuan-pengetahuan lain tidak terhalang. Karena di pesantren para santri tidak hanya belajar di kelas, tetapi belajar juga dari kehidupan. Bahkan mereka melihat akhlaknya para ustadz/ah semuanya.

“Maka para ulama menjelaskan, al a’dab qobla i’lm. Anak-anak itu akan melihat terlebih dahulu akhlak kita sebelum mengambil ilmunya. Kalau akhlaknya bagus, karakternya bagus, adabnya bagus, pendidikan semua bagus, maka anak-anak akan mengambil ilmunya dan mengambil akhlaknya,” paparnya. (h)

GALERI PRESTASI SANTRI PPMZ DI TENGAH PANDEMI

0

(PPM ZAMZAM) – Cobaan pandemi Covid-19 menjadi batu ujian yang masih menerpa. Menghadapi itu dibutuhkan Iman yang terus meningkat dan imun yang terjaga agar semakin kuat. Para jiwa optimis, walaupun di tengah pandemi Covid-19, santri Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Cilongok telah membuktikan upaya sepenuh daya sesuai kapasitas di usia belajar. Hal itu dibuktikan atas  keberhasilan mendulang prestasi dalam sejumlah kejuaraan, baik di  tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. Bukti dari komitmen pimpinan pondok pesantren yang terus digemakan yang mendukung penuh peraihan prestasi santri melalui berbagai ajang kejuaraan walaupun dalam pandemi.

Direktur PPM Zamzam Muhammadiyah Cilongok Ustadz Arif Fauzi SPdI., Lc melalui Kabag Bina Prestasi Ardina Yudha Dermawan SPd mengatakan, kejuaraan yang diikuti santri baik lomba tingkat kabupaten Banyumas, provinsi Jawa Tengah dan nasional melalui online. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai dari bulan Oktober sampai November dengan hasil yang membanggakan.

Qushoyyi Yafi Arkan Juara 3 lomba Poster
Ammar M. Jundy juara 2 lomba Dai
Adam Baihaqi juara 1 lomba desain poster
Jhezarir Arifa juara 4 lomba baca berita bahasa Prancis
Hygian Faiz juara harapan 1 lomba MTrQ
Nauval Ihda Syifa, Bagus Joan Danendra, Taufan Hizbullah, Tim HW Kabilah PPM Zamzam meraih juara dalam lomba Karya Inovasi Puding Kelapa Kombinasi.

 

“Alhamdulillah hasil lomba yang diikuti meraih lima juara tingkat nasional, satu juara tingkat provinsi dan satu juara tingkat kabupaten. Kami dari bina prestasi dan pimpinan pondok pesantren, walaupun dalam pandemi, harus terus berprestasi sesuai dengan komitmen dan mendukung penuh santri untuk aktif dalam setiap kejuaraan,” jelasnya, Senin (23/11).

Ardina menjelaskan, hasil lengkap dari kejuaraan yang berhasil diraih santri yaitu Adam Baihaqi, juara 2 lomba poster MAPSI SMA/SMK/MA sederajat tingkat Nasional, Qushoyyi Yafi Arkan Juara 3 lomba Poster MAPSI SMA/SMK/ MA sederajat tingkat Nasional, Ammar M. Jundy juara 2 lomba Dai MAPSI SMA/SMK/MA sederajat tingkat Nasional, Hygian Faiz juara harapan 1 lomba MTrQ MAPSI SMA/SMK/MA sederajat tingkat Nasional. Kemudian hasil lengkap kejuaraan dalam memperingati Hari Santri, Hari Pahlawan dan Maulid Nabi Muhammad SAW diselenggarakan oleh Yayasan Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri Serang Banten, Adam Baihaqi berhasil meraih juara 1 lomba desain poster tingkat nasional serta Jhezarir Arifa meraih juara 4 dalam lomba baca berita bahasa Prancis tingkat nasional yang diselenggarakan Universitas Brawijaya Malang.

“Lalu lomba tingkat Jawa Tengah HW Jateng Scout Got Talent 2020, Nauval Ihda Syifa, Bagus Joan Danendra, Taufan Hizbullah dalam Tim HW Kabilah PPM Zamzam meraih juara dalam lomba Karya Inovasi Puding Kelapa Kombinasi. Lalu, tim sepakbola PSHW PPM Zamzam juara 3 dalam lomba pertandingan sepak bola Rindang Cup tahun 2020. (h)

SANTRI PPM ZAMZAM JUARA 1 LOMBA DESAIN POSTER

0

(PPM ZAMZAM) – Santri Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Cilongok, kelas 12 IPS 2, Adam Baihaqi berhasil meraih juara 1 dalam Lomba Desain Poster yang diselenggarakan oleh Yayasan Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri, Serang Banten. Menurut pembimbing ektrakurikuler Desain Grafis SMA MBS Zamzam, Ustadz Rifqi Alfathul Adhim, S.Kom., menjelaskan bahwa lomba yang diselenggarakan dalam rangka hari Santri, Hari Pahlawan, dan Maulid Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wasallam, ini ada dua santri yang ikut lomba secara virtual.


“Alhamdulillah salah satunya berhasil meraih juara. Semoga keberhasilan ini semakin memicu para santri yang mengikuti ekskul desain grafis untuk lebih tekun dan berkreasi secara maksimal,” katanya memberi semangat.

Ditambahkan, masih dalam konteks lomba desain secara virtual, sebelumnya Qusayyi Yavi Arkan santri kelas 12 juga pernah meraih juara 3 lomba desain grafis dengan tema Penggunaan Air dalam rangka MAPSI nasional.

Dikatakan Kabag Binpres PPM Zamzam, Ustadz Ardina Yudha D. S.Pd., bahwa di PPM Zamzam selain ekskul desain grafis juga ada 21 eskul lainnya yang bisa diikuti santri sesuai minat dan bakatnya. “Tujuannya untuk mewadahi potensi yang berbeda setiap santri. Selain itu senantiasa memaksimalkan potensi yang ada dalam diri santri agar semua potensi dapat diarahkan dengan baik,” kata Ustad Ardi.(h)

JUARA LOMBA BACA BERITA BAHASA PRANCIS TINGKAT NASIONAL

0

(PPM ZAMZAM) – Jhezarie Arifa santri SMA MBS Zamzam Cilongok kelas 10 Bahasa 2 berhasil meraih sebagai juara ke-4 dalam lomba Baca Berita Bahasa Prancis (Lire Une Nouvelle) tingkat nasional yang diselenggarakan secara virtual oleh panitia dari Universitas Brawijaya, Malang. Pada bulan Oktober 2020.

Menurut pengampu mapel Bahasa dan Sastra Prancis Ustadz Setiadi Nurhakim, S.Pd., Lomba yang bertujuan untuk mengenalkan dan memotivasi siswa SMA agar menyukai bahasa Prancis ini dinilai sangat tepat. “Lomba ini sangat bermanfaat bagi santri khususnya mereka yang memilih jurusan bahasa, yang di antaranya ada bahasa Prancis. Dengan mengikuti lomba ini menjadi bagian penajaman di bidang bahasa, dalam usaha mewadahi potensi yang ada dalam diri santri agar dapat diarahkan dengan baik,” katanya.

PPM Zamzam mengikutkan dua peserta Baca Berita yakni M. Akhdan Lutfi dan dua peserta lomba Baca Puisi Bahasa Prancis (Lire Une Poeme/poesie), M. Fatkhurahman Prima Sakti dan Almira Putri Az Zahra. (h)

GENERASI API: PELANTIKAN TS CABANG LATIHAN PPM ZAMZAM PUTRI

0

(PPM ZAMZAM) – Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Banyumas, Ustadz M. Thoriq Nur Ikhsan, S.Pd.I., membacakan ikrar dan melantik pengurus organisasi TS Cabang Latihan Pondok Pessantren  Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Cilongok pada Rabu, (28/10/2020) di aula asrama putri. Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PPMZ Ustadz Arif Fauzi S.Pd.I. Lc., Kepala SMA MBS Zamzam Ustadz Pandi Yusron, B.Sh. M.H., Kabag Bina Prestasi Ustadz Ardina Yudha S.Pd., dan Ustadzah Muslimah, A.Md., sebagai pembina TS Zamzam putri serta para ustadz/ah selaku undangan. Pada pelantikan periode ini mengambil tema Generasi Api, dikandung maksud Generasi Tapak Suci yang siap mewujudkan enam ikrar Tapak Suci yang telah dibaca secara serempak.

Ustadz Arif dalam sambutannya menyampaikan bahwa para santri di PPM Zamzam belajar banyak hal yang tidak didapatkan di luar ponpes, terlebih di masa covid-19 seperti ini. Hal itu dibuktikan dari pemaparan sambutan perdana yang disampaikan –(Ketua TS periode 2021-2022, Muhandisa Elvin Rahmata, red),– untuk pengurus tapak suci sudah luar biasa, baik dari sisi muhadhoroh, insya Allah penguasaan bahasa bagus, ibadah bagus, bahasa Arab -Inggris juga bagus. “Tentunya ini aset sangat luar biasa yang ada di PPM Zamzam,” tandas Ustadz Arif.

Dijelaskan, pada tahun pertama,  TS memang belum boleh keluar dari arena pondok Zamzam, setelah ada musyawarah di tingkat pimpinan akhirnya TS putri bisa tampil di event-event perlombaan. “Itu pun dengan syarat dan pengawalan ustadz-ustadzah yang cukup ketat. Hasilnya sangat luar biasa dan  ternyata itu tidak menjadi penghalang berprestasinya TS PPM Zamzam putri. Alhamdulillah sudah banyak kejuaraan yang diraih tanpa meninggalkan sisi syar’inya. Kami berharap, mumpung masih berada di PPM Zamzam semoga sebelum lulus semuanya menjadi pendekar,” harap Ustadz Arif.

Selain itu, secara menyeluruh Mudir menghimbau kepada santri di PPM Zamzam agar selain berlatih fisik dan keahlian-keahlian yang lain untuk dijadikan bekal diri, sehingga di kemudian hari setelah lulus dari PPM Zamzam para santri memiliki sekian keahlian dan kompetensi, bukan hanya sisi akademik, tetapi juga memiliki potensi sosial, managerial, akhlak. “Dengan demikian, sosok dan pribadi seperti kalian adalah orang yang kelak paling berhak untuk menduduki posisi-posisi kepemimpinan yang strategis di luar sana,” ujarnya yakin. (h)

DIBUKA PENDAFTARAN PSB PPM ZAMZAM MUHAMMADIYAH GELOMBANG 1 TAHUN AJARAN 2021-2022

0

(PPM ZAMZAM) – Dengan Mengucap Bismillahirrahmanirrahim Direktur Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Ustadz Arif Fauzi, S.Pd.I., Lc., membuka secara resmi  Penerimaan Santri Baru (PSB) PPM Zamzam Muhammadiyah Cilongok Tahun Ajaran 2021-2022, pada Senin (2/11/2020), dilanjutkan dengan pengguntingan pita yang disaksikan segenap Panitia PSB. Adapun prosedur dan tata cara pendaftaran santri dapat dibaca di brosur berikut.

“Pada hari pertama dibukanya pendaftaran baik secara offline (langsung) maupun online, alhamdulillah puluhan orang tua calon santri berdatangan mendaftarkan putra-putrinya. Baik calon santri dari wilayah Kabupaten Banyumas, Cilacap serta kabupaten Tegal,” terang Ketua Panitia PSB, Ustadz  Rosyid Ahmad Faruq, S.Psi.

Berikut foto-foto suasana pendaftaran calon santri  di hari pertama PSB dibuka.

 

PENGUKUHAN PR IPM PPM ZAMZAM ASRAMA CIKIDANG

0

(PPM ZAMZAM) – Bersyukurlah para santri putra Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam asrama Cikidang, karena sejak duduk di kelas X bisa langsung berkecimpung memegang tampuh kepengurusan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Sebagaimana pernah dialami para santri PPM Zamzam putri angkatan pertama yang menjalankan roda organisasi IPM selama dua periode. Hal itu disampaikan oleh Direktur PPM Zamzam ustadz Arif Fauzi, S.Pd. I., Lc., saat menyampikan sambutan dalam acara pengukuhan Pimpinan Ranting IPM asrama Abdul Aziz, pada Sabtu, (10/20/2020), di PPM Zamzam Cikidang, Cilongok.


“Kalian  tahun ini memegang IPM, kemungkinan besar tahun depan juga masih memegang IPM. Semuanya insya Allahu ta’ala akan bernilai pahala dan akan membesarkan kalian untuk ke depannya, karena PR yang kita hadapi bukan kurangnya sarjana-sarjana, melainkan langkanya kader-kader yang bisa dipercaya, yang bisa memimpin. Itu yang sangat dibutuhkan. Di sinilah peluang bagi ponpes untuk menyediakan kader-kader yang sekarang ini langka,” kata Ustadz Arif.
Selain santri tetap bergiat dalam organisasi, Usatdz Arif juga mengingatkan para santri agar program yang ada di ponpes jangan sampai dilupakan. Yakni program study lanjut.

“Sekarang dengan izin Allah sudah ada program studi lanjut yang dimulai dari kelas 10. Dulu program ini dimulai dari keals 12, sekarang sudah dimulai dari program KMI, program social science dan natural science, karena agar ke depannya kalian biar lebih cepat dan lebih mudah menentukan pilihan sesuai cita-cita dan tidak ada kesempatan yang paling bagus kecuali di pesantren. Dimana kalian di sini benar-benar sedang dididik seutuhnya untuk menjadi manusia yang kemudian memberikan manfaat,” pesannya.
Di akhir sambutan, Ustadz Arif menyampaikan satu hadis tentang kedudukan seorang hamba yang keluar rumah dalam usaha mencari ilmu maka selama itu juga ia berada di jalan Allah subhanahu wata’ala. Berorganisasi dengan niat yang benar itu juga berada di jalan Allah dan setiap pikiran, tenaga dan semua hal yang dikeluarkan untuk mengatur organisasi itu akan bernilai pahala dari Allah Subhanahu wata’ala.


“Jadi kalian jangan tanggung-tanggung di dalam mengelola IPM ini,” tandasnya.
Sambutan penyemangat juga disampaikan oleh Dewan Pendiri PPM Zamzam, Bapak Haji Casiwan HS dan Kabag Syuun Thulab, Ustadz M. Thoriq Nur Ikhsan, S.Pd.I. Dikatakan bahwa dengan adanya IPM ini salah satu wujud para santri tengah bergerak untuk beribadah. “Karena IPM merupakan gerakan dakwah juga di kalangan pelajar, maka perlu kita seriusi. Antusiasme yang tinggi agar langkah kita dalam menjalankan IPM di Abdul Aziz ini dinilai Allah sebagai gerakan dakwah yang bernilai ibadah,” pungkas ustadz Thoriq.

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan atraksi Tapak Suci dari kelas 10 dan sajian lagu-lagu islami. Terpilih sebagai PR IPM PPM Zamzam Asrama Abdul Aziz periode 2020-2021, M. Akhdan (Ketua), Abdiyan  Harsika (sekretaris), Zuhaili Raushan (bendahara) serta sejumlah nama lain. (h)

KUNJUNGAN KEPALA PUSKESMAS CILONGOK 1 KE PPM ZAMZAM

0

(PPM ZAMZAM) – Kepala Puskesmas Cilongok 1, dr. Nurul Eka Santi bersama Tim medis mengunjungi sejumlah pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Cilongok dalam rangka melihat secara langsung penerapan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) di lingkungan pondok. Jadwal kunjungan Kepala Puskesmas bersama lima tim medis ke Pondok Pesantren Modern (PPM) Zamzam Muhammadiyah Pernasidi diterima langsung oleh Direktur PPM Zamzam, Ustadz Arif Fauzi, S.Pd.I., Lc., dan Ustadz M. Thoriq Nur I. S.Pd.I., selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19, serta petugas UKP pada Kamis, (8/10/2020) di kantor direktur.


Salah satu tujuan dari kunjungan ini, sebagaimana dijelaskan melalui resume hasil kunjungan yang disampaikan oleh Ustadz Thoriq di antaranya mengenai penerapan PHBS di PPM Zamzam, khususnya selama kegiatan belajar mengajar di masa New Normal dan usaha-usaha pencegahan pandemi Covid-19, seperti penerapan kedisiplinan melaksanakan protokol kesehatan bagi seluruh masyarakat pesantren.
Selain pengisian jawaban dari 20 pertanyaan terkait PHBS yang disampaikan oleh dr. Nurul, juga ada tinjauan langsung ke lapangan yang dilakukan oleh para petugas kesehatan yang masing-masing melakukan pengecekan secara langsung ke lingkungan pesantren dengan didampingi oleh petugas Gugas Covid-19 dan UKP PPM Zamzam.


Seperti yang dilakukan oleh dua petugas yakni Dewi Probowati dan Sri Marheni, mereka berkeliling meninjau kondisi sejumlah tempat pembuangan sampah (tong sampah) yang ada di depan kelas, tempat cuci tangan, mengecek MCK dan sistem pembuangan air limbah, menanyakan sumber air bersih, mengamati kondisi ruang kelas, kamar santri, dapur dan kantin. Baik di lingkungan pondok putra maupun pondok putri. Adapun petugas UKP yang mendampinginya menjelaskan atas pertanyaan sesuai juknis yang ada yaitu Ustadzah Aprilliyani Isnaeni Hidayah, A.Md. Keb., Ustadzah Indah Khusnul, K. Amd. Keb., dan Ustadz Muhammad Rizki Pristiono, S.Kep. Ns., serta Ustadz M. Ghozi yang mewakili petugas gugas Covid-19.


Menurut Ustad Thoriq, di antara saran-saran yang disampaikan dr. Nurul yaitu agar para santri di kamar dan di kelas harus menggunakan masker. Begitu juga para ustadz yang mengajar juga harus menggunakan masker, serta para musyrif dan mudabbir pun demikian. (h)